Jawaban alyaa631. bahwa percepatan berbanding lurus dan arahnya berlawanan dengan simpangan. Hal ini merupakan karakteristik umum getaran harmonik. semoga membantu. Iklan. Vmerupakan kecepatan ya. Rumus kecepatan v pada gerak harmonik sederhana adalah A sin wt, kemudian diturunkan menjadi A w cos wt. Persamaan Percepatan pada GHS. Persamaa percepatan pada GHS adalah turunan kecepatan terhadap waktu. a = dv/dt. a = d(Aw cos wt)/dt. a = -Aw 2 sin wt. karena. y = A sin wt. maka. a = -w 2 y. Dalam persamaan atau rumus Gerak Harmonik Sederhana juga berhubungan dengan percepatan. gerakharmonik sederhana (ghs) gerak harmonik adalah gerak yang berulang-ulang pada suatu siklus terjadi saat suatu benda memiliki posisi kesetimbangan stabil dan sebuah gaya pemulih atau torsi yang bekerja jika benda tersebut dipindahkan dari kesetimbangannya.gerak harmonik sederhana mempunyai persamaan gerak dalam bentuk Olehkarena A sin (ωt + θ 0) merupakan fungsi y, persamaan percepatan gerak harmonik dapat ditulis sebagai berikut.. ay = -ω 2 y. Tanda negatif menunjukkan bahwa arah percepatan selalu berlawanan dengan arah simpangan. Percepatan maksimum gerak harmonik sederhana terjadi ketika nilai sin (ωt + θ 0) = 1.Dengan demikian, percepatan maksimum gerak harmonik sederhana dirumuskan: Keterangan y = simpangan getaran (m) ω = kecepatan sudut (rad/s) T = periode (s) f = frekuensi (Hz) t = waktu tempuh (s) A = amplitudo/simpangan maksimum (m)y = simpangan getaran (m) Kecepatan Pada gerak harmonik sederhana, kecepatan diperoleh dari turunan pertama persamaan simpangan, dengan persamaan sebagai berikut: Perbesar Percepatanmaksimum jika omega t = 1 atau omega t = pi/2. amaks = -A omega^2 sin(pi/2) amaks = -A omega^2. Keterangan: a maks = percepatan maksimum; A = amplitudo; omega = kecepatan sudut. Contoh atau aplikasi gerak harmonik sederhana dapat dilihat pada beberapa benda atau alat berikut: Jam mekanik yang memiliki komponen pegas pada roda . MAKALAH GETARAN HARMONIK DAN KETERKAITANNYA DALAM BIDANG BIOLOGI DOSEN PENGAMPU Dr. Parno M. Si Disusun oleh Karima Nisa Aabidah 210342606031 PROGRAM STUDI S1 BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MALANG 2021/2022 Kata Pengantar Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “Getaran Harmonik dan Keterkaitannya dalam Bidang Biologi” dengan tepat waktu. Makalah disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Fisika untuk Biologi. Selain itu, makalah ini bertujuan menambah wawasan tentang Getaran Harmonik serta penerapannya dalam biologi bagi para pembaca dan juga bagi penulis. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. Parno M. Si,selaku dosen Mata Kuliah Fisika untuk Biologi. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dan berpartisipasi dalam penyelesaian makalah ini. Penulis menyadari makalah ini masih dari sempurna. Oleh sebab itu, saran dan kritik yang membangun diharapkan demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkannya. Tulungagung, 09 November 2021 Karima Nisa Aabidah DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI PENDAHULUANLatar Belakang MasalahRumusan MasalahTujuan PenulisanManfaat PenulisanPEMBAHASANPengertian dan karakteristik dari Getaran HarmonikFenomena Getaran Harmonik dalam Bidang BiologiPenerapan teknologi terkait Getaran HarmonikContoh soal yang berkaitan tentang Getaran HarmonikPermasalahan konstekstual terkait Getaran Harmonik pada Bidang Biologi beserta Solusi Penyelesaian dan Desain MiniaturnyaArtikel terkait dengan Getaran HarmonikPENUTUPKesimpulanSaran DAFTAR PUSTAKA BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Banyak orang yang sampai saat ini masih beranggapan bahwa Fisika adalah ilmu yang mempelajari tentang rumus dan lingkungan alam tanpa ada penerapannya. Padahal tanpa mereka sadari banyak sekali peristiwa-pertiwa yang menggunakan konsep dari ilmu fisika. Kehidupan sehari-hari kita tidak dapat terlepas dari proses fisis. Dimulai dari hal-hal yang diri kita lakukan terlibat dalam penerapan sederhana dari ilmu fisika, seperti saat kita berjalan, mengangkat suatu benda, gerakan-gerakan kecil yang kita lakukan dan juga saat kita sedang bermain. Salah satu permainan yang menerapkan ilmu fisika adalah ayunan. Ayunan menggunakan konsep dari getaran dan gelombang. Getaran adalah suatu gerakan bolak-bailk yang terjadi atau berada di titik kesetimbangan. Getaran yang dimaksudkan dalam ayunan adalah getaran harmonik. Harmonik sendiri memiliki arti bentuk atau pola yang selalu berulang diwaktu tertentu. Rumusan Masalah Apa yang dimaksud dengan Getaran Harmonik?Apa contoh fenomena penerapan getaran harmonik dalam biologi?Apa contoh teknologi yang menerapkan prinsip getaran harmonik?Bagaimana contoh soal dari getaran harmonik dan pembahasannya?Bagaimana solusi dan desain miniatur teknologi untuk menyelesaikan permasalahan konstektual dalam bidang biologi?Apa contoh artikel yang sesuai dengan getaran harmonik? Tujuan Penulisan Untuk mengetahui pengertian dari getaran mengetahui contoh fenomena penerapan getaran harmonik dalam bidang mengetahui contoh teknologi yang menerapkan prinsip getaran mengetahui contoh soal tentang getaran harmonik berserta mengetahui permasalahan konstektual tentang getaran harmonik dalam bidang mengetahui solusi dan desai miniatur yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan konstektual tentang getaran harmonik dalam bidang mengetahui contoh artikel yang sesuai dengan getaran harmonik. Manfaat Penulisan Bagi Penulis Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan serta menambah pengalaman dalam menulis suatu makalah. Selain itu, menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh. 2. Bagi Pembaca Hasil dari proposal penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai acuan dan literatur dalam melakukan penulisan yang sejenis. BAB II PEMBAHASAN Pengertian Getaran harmonik Setiap gerak berulang yang terjadi dalam selang waktu yang sama disebut gerak periodik. Lantaran gerak ini terjadi secara teratur maka disebut juga sebagai gerak harmonik atau harmonis. Jika suatu partikel melakukan gerak periodik pada lintasan yang sama maka geraknya disebut gerak osilasi atau harmonik merupakan sebuah gerak pada benda yang mana grafik letak partikel berupa fungsi waktu yang berbentuk sinus yang bisa dinyatakan dalam bentuk sinus ataupun dalam bentuk kosinus. Gerak semacam ini disebut gerak osilasi atau getaran harmonik. Getaran Harmonis memiliki beberapa syarat, yaitu Gerakannya periodik atau selalu melewati titik atau gaya yang ada pada benda sebanding dengan simpangan percepatan atau gaya benda mengarah ke titik keseimbangan. Karakteristik pada gerak harmonis Simpangan Simpangan adalah jarak benda dari titik kesetimbangan. Kecepatan Kecepatan gerak harmonik dapat dirumuskan sebagai berikut v = A . cos . t Dimana kecepatan maksimum benda dapat diperoleh jika nilai t = 0. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Vmaks = t Percepatan Dalam getaran harmonik, percepatan adalah perubahan kecepatan terhadap satuan waktu dengan arah percepatan yang menuju titik kesetimbangan. Rumus percepatan dapat dituliskan dengan persamaan Percepatan bernilai maksimum pada 90°. Sehingga bisa menggunakan persamaan, Gaya pemulih Gaya pemulih adalah gaya yang dimiliki oleh benda elastis sehingga dapat kembali kebentuk semula. Persamaan F = -k. x Dimana F adalah gaya pemulih, k adalah konstanta pegas dan x adalah pergeseran ujung pegas dari posisi kesetimbangan. Fenomena Getaran Harmonik dalam Biologi Sistem gerak pada manusia merupakan satu kesatuan organ yang bekerja sama untuk mendukung tubuh manusia melakukan suatu gerakan. Sistem gerak tubuh manusia disebut juga dengan sistem muskuloskeletal, yang terdiri dari otot, sendi, rangka dan organ lain seperti tulang rawan dan ligamen. Organ-organ yang mendukung gerak tubuh manusia akan bekerja sama sesuai dengan fungsinya. Sistem gerak sendiri terdiri dari dua jenis alat gerak. Alat gerak aktif yang terdiri dari otot-otot dan alat gerak pasif yang terdiri dari tulang. Otot disebut alat gerak aktif karena memiliki kemampuan untuk berkontraksi, melakukan relaksasi hingga menggerakkan sesuatu. Model fisika dari gerakan yang terjadi pada tubuh manusia yakni pada saat berdiri. tubuh manusia dapat dimodelkan sebagai bandul fisis yang berayun ke arah depan-belakang, maupun pada arah samping kiri-kanan, dengan poros ayunannya terletak pada sendi ankle. Model osilasi bebas dari titik berat tubuh ternyata harus dikoreksi dengan adanya beberapa gaya pengontrol yang dilakukan oleh tendon Achilles menjadi osilasi paksa. Meninjau gerak pusat massa tubuh manusia saat berjalan atau melangkah dengan analisis kinematika menghasilkan model yang paling sesuai dengan kondisi geraknya yakni model gerak selaras atau gerak harmonik. Gard dalam Gatev et al memperlihatkan bahwa gerak pusat massa tubuh manusia saat melangkah mendekati kondisi osilasi harmonik baik pada arah mendatar maupun arah vertikal. Amplitudo gerak vertikal titik pusat massa akan bertambah besar seiring dengan bertambahnya laju gerak horizontal. Bila laju horizontal makin diperbesar, suatu saat akan terjadi perubahan status gerak dari berjalan menjadi berlari. Penerapan Teknologi di bidang biologi Modul elektrokardiograf adalah seperangkat set komponen untuk sensor denyut jantung. Dalam Modul tersebut terdapat sensor denyut jantung yang dipasangkan langsung pada tubuh manusia. EKG atau elektrokardiograf adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur/mendeteksi kondisi jantung dengan cara memantau irama dan frekuensi detak jantung. Untuk mengukur detak jantung, elektrode-elektrode dari elektrokardiograf ditempatkan ke dada pasien. Elektrode mendeteksi turun-naiknya arus listrik jantung dan mengirimnya ke elektrokardiograf, yang merekam perubahannya sebagai bentuk gelombang pada gulungan kertas yang bergerak. Rekaman hasil pengukuran ini disebut elektrokardiogram. Setiap kontraksi, otot jantung menghasilkan impuls kelistrikan dalam bentuk gelombang sinusoidal bentuk gelombang pada gerak harmonis yang ditampilkan pada layar elektrokardiograf. Gelombang-gelombang yang terbaca pada elektrokardiograf terdiri dari gelombang P, S, R aktivitas elektrik otot jantung yang sedang berkontraksi dan gelombang T aktivitas elektrik otot jantung yang sedang berelaksasi Contoh Soal terkait Getaran Harmonik Sebuah beban bermassa 250 gram digantung dengan sebuah pegas yang memiliki kontanta 100 N/m kemudian disimpangkan hingga terjadi getaran selaras. Tentukan periode getarannya! Jawaban Diketahui k = 100 N/m m = 250 g = 0,25 kg T = ….. Dari rumus periode getaran sistem pegas sehingga Permasalahan Konstektual, Penyelesaian dan Desain Miniatur dalam Biologi Proses mendengarkan tidak mungkin terjadi tanpa adanya penerapan gerakan harmonik sederhana. Proses mendengar dimulai dengan ditangkapnya gelombang suara yang ada di sekeliling kita melalui liang telinga. Di telinga, gelombang suara akan menyebabkan tulang pendengaran telinga tengah bergetar. Getaran tersebut kemudian merangsang sel-sel saraf di telinga bagian dalam untuk mengirimkannya ke otak. Proses transmisi suara dari telinga ke saraf agar otak bisa memprosesnya itulah yang membuat telinga bisa mendengar. Jika ada kerusakan atau gangguan pada bagian telinga tersebut, akan terjadi gangguan pendengaran. Salah satu gangguan pendengaran yang paling umum adalah tuli konduktif. Gangguan pendengaran konduktif adalah jenis tuli yang terjadi karena kerusakan pendengaran pada tulang atau jaringan ikat telinga yang mencegahnya menghantarkan suara dengan baik. Selain gangguan pada kedua bagian tersebut, ketulian juga dapat disebabkan oleh gangguan pada saraf telinga atau otak sensineural deafness. Orang dengan gangguan pendengaran konduktif sering mengalami kesulitan mendengar suara yang pelan. Sedangkan suara yang keras hanya dapat didengar dengan lembut. Pengobatan tuli konduktif akan disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan ketulian pasien. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan pemasangan alat bantu dengar atau Hearing Aid. Penggunaan alat bantu dengar ada yang ditempatkan di belakang atau pun di saluran telinga. Alat bantu dengar ini berkerja dengan cara mengubah getaran suara menjadi impuls listrik untuk diterima oleh saraf pendengaran, sehingga proses pendengaran bisa berlangsung dengan lebih lancar. Dengan adanya alat bantu dengar, penderita tuli konduktif akan lebih mudah mendengar suara-suara tertentu yang sebelumnya sulit didengar. Untuk membantu menentukan alat bantu dengan dan bagaimana pengaturan dan cara memakainya, pasien bisa berkonsultasi lebih lanjut ke dokter THT. Artikel yang terkait dengan Getaran Harmonik Contoh artikel yang berkaitan dengan penerapan Getaran Harmonik dalam bidang Biologi adalah artikel yang berjudul “Analisis Kinematika Gerak Pusat Massa Tubuh Manusia Saat Berjalan” yang disusun oleh Sardjito dan Nani Yuningsih. BAB III PENUTUP Kesimpulan Kehidupan kita tidak bisa terlepas dari pengaruh fisika dan ilmu-ilmu yang lainnya. Salah satunya adalah getaran harmonik. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan fenomena saat kita sedang berjalan dimana gerak pusat massa tubuh manusia saat melangkah mendekati kondisi osilasi harmonik baik pada arah mendatar maupun arah vertikal. Selain itu, getaran harmonik juga dapat kita temukan dalam sistem pendengaran kita. Saran Dengan adanya makalah tentang Getaran Harmonik dan keterkaitannya dalam bidang Biologi ini, diharapkan pembaca memahami lebih lanjut mengenai getaran harmonik dan pemanfaatannya dalam biologi serta dapat memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Daftar Pustaka Makalah Gerak Harmonik. 2015. Diakses pada 3 November 2021 dari, Rasthy. Getaran Harmonis Karakteristik, Ciri dan Contoh Soal. 2020. Diakses pada 3 November 2021 dari, Rian, Thoha. 7 Contoh Gerak Harmonik dalam Kehidupan Sehari-hari. 2021. Diakses pada 4 November 2021 dari, Anlene. Mengenal Sistem Gerak Aktif dan Sistem Gerak Pasif pada Manusia. 2021. Diakses pada 6 November 2021 dari, Sardjito & Yuningsih, N. Analisis Kinematika Gerak Pusat Massa Tubuh Manusia saat Berjalan. 2013. Diakses pada 6 November 2021 dari, Mulyadi, Dedy and Nuryadi, Satyo 2018 Sistem Deteksi Dini Kelainan Jantung Manusia Menggunakan Elektrokardiograf. Tugas Akhir thesis, University of Technology Yogyakarta. PertanyaanDalam satu kali getaran, berapa kali gerak harmonis nilai percepatannya mengalami maksimum?Dalam satu kali getaran, berapa kali gerak harmonis nilai percepatannya mengalami maksimum? YSMahasiswa/Alumni Universitas Jenderal SoedirmanJawabanpada satu kali getaran percepatan maksimum terjadi sebanyak 2 satu kali getaran percepatan maksimum terjadi sebanyak 2 gerak harmonik, percepatan maksimum terjadi ketika nilai y = A sesuai persamaan . Dalam satu kali getaran, benda mencapai posisi amplitudo sebanyak 2 kali. Oleh karena itu, benda mengalami 2 kali percepatan maksimum. Jadi, pada satu kali getaran percepatan maksimum terjadi sebanyak 2 gerak harmonik, percepatan maksimum terjadi ketika nilai y = A sesuai persamaan . Dalam satu kali getaran, benda mencapai posisi amplitudo sebanyak 2 kali. Oleh karena itu, benda mengalami 2 kali percepatan maksimum. Jadi, pada satu kali getaran percepatan maksimum terjadi sebanyak 2 kali. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!371Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal! College Loan Consolidation Wednesday, December 17th, 2014 - Kelas XI Getaran harmonik atau getaran selaras memiliki ciri frekuensi getaran yang tetap. Pernahkan kita mengamati apa yang terjadi ketika senar gitar dipetik lalu dilepaskan? kita akan melihat suatu gerak bolak-balik melewati lintasan yang sama. Gerakan seperti ini dinamakan gerak periodik. Contoh lain gerak periodik adalah gerakan bumi mengelilingi matahari revolusi bumi, gerakan bulan mengelilingi bumi, gerakan benda yang tergantung pada sebuah pegas, dan gerakan sebuah bandul. Di antara gerak periodik ini ada gerakan yang dinamakan gerak Pengertian Getaran Harmonik Gerak harmonik merupakan gerak sebuah benda dimana grafik posisi partikel sebagai fungsi waktu berupa sinus dapat dinyatakan dalam bentuk sinus atau kosinus. Gerak semacam ini disebut gerak osilasi atau getaran harmonik. Contoh lain sistem yang melakukan getaran harmonik, antara lain, dawai pada alat musik, gelombang radio, arus listrik AC, dan denyut jantung. Galileo di duga telah mempergunakan denyut jantungnya untuk pengukuran waktu dalam pengamatan gerak. Gerak benda pada lantai licin dan terikat pada pegas untuk posisi normal a, teregang b, dan tertekan c Untuk memahami getaran harmonik, kita dapat mengamati gerakan sebuah benda yang diletakkan pada lantai licin dan diikatkan pada sebuah pegas . Anggap mula-mula benda berada pada posisi X = 0 sehingga pegas tidak tertekan atau teregang. Posisi seperti ini dinamakan posisi keseimbangan. Ketika benda ditekan ke kiri X = – pegas akan mendorong benda ke kanan, menuju posisi keseimbangan. Sebaliknya jika benda ditarik ke kanan, pegas akan menarik benda kembali ke arah posisi keseimbangan X = +. Gaya yang dilakukan pegas untuk mengembalikan benda pada posisi keseimbangan disebut gaya pemulih. Besarnya gaya pemulih menurut Robert Hooke dirumuskan sebagai berikut. Fp = -kX Tanda minus menunjukkan bahwa gaya pemulih selalu pada arah yang berlawanan dengan simpangannya. Jika kita gabungkan persamaan di atas dengan hukum II Newton, maka diperoleh persamaan berikut. Fp = -kX = ma atau Terlihat bahwa percepatan berbanding lurus dan arahnya berlawanan dengan simpangan. Hal ini merupakan karakteristik umum getaran harmonik. Syarat Getaran Harmonik Syarat suatu gerak dikatakan getaran harmonik, antara lain Gerakannya periodik bolak-balik. Gerakannya selalu melewati posisi keseimbangan. Percepatan atau gaya yang bekerja pada benda sebanding dengan posisi/simpangan benda. Arah percepatan atau gaya yang bekerja pada benda selalu mengarah ke posisi keseimbangan. Periode dan Frekuensi Getaran Harmonik a. Periode dan Frekuensi Sistem Pegas kita telah mempelajari gerak melingkar beraturan di kelas X. Pada dasarnya, gerak harmonik merupakan gerak melingkar beraturan pada salah satu sumbu utama. Oleh karena itu, periode dan frekuensi pada pegas dapat dihitung dengan menyamakan antara gaya pemulih F = -kX dan gaya sentripetal F = -4π 2 mf2X. -4π 2 mf2X = -kX 4π 2 mf2 = k Periode dan frekuensi sistem beban pegas hanya bergantung pada massa dan konstanta gaya pegas. b. Periode dan Frekuensi Bandul Sederhana Sebuah bandul sederhana terdiri atas sebuah beban bermassa m yang digantung di ujung tali ringan massanya dapat diabaikan yang panjangnya l. Jika beban ditarik ke satu sisi dan dilepaskan, maka beban berayun melalui titik keseimbangan menuju ke sisi yang lain. Jika amplitudo ayunan kecil, maka bandul melakukan getaran harmonik. Periode dan frekuensi getaran pada bandul sederhana sama seperti pada pegas. Artinya, periode dan frekuensinya dapat dihitung dengan menyamakan gaya pemulih dan gaya sentripetal. Gaya yang bekerja pada bandul sederhana Persamaan gaya pemulih pada bandul sederhana adalah F = -mg sinθ . Untuk sudut θ kecil θ dalam satuan radian, maka sin θ = θ . Oleh karena itu persamaannya dapat ditulis F = -mg . Karena persamaan gaya sentripetal adalah F = -4π 2 mf2X, maka kita peroleh persamaan sebagai berikut. -4π 2 mf2X = -mg 4π 2 f2 = Periode dan frekuensi bandul sederhana tidak bergantung pada massa dan simpangan bandul, tetapi hanya bergantung pada panjang tali dan percepatan gravitasi setempat. Persamaan Getaran Harmonik Persamaan getaran harmonik diperoleh dengan memproyeksikan gerak melingkar terhadap sumbu untuk titik yang bergerak beraturan. a. Simpangan Getaran Harmonik Simpangan getaran harmonik sederhana dapat dianggap sebagai proyeksi partikel yang bergerak melingkar beraturan pada diameter lingkaran. Gambar diabawah melukiskan sebuah partikel yang bergerak melingkar beraturan dengan kecepatan sudut dan jari-jari A. Anggap mula-mula partikel berada di titik P. Proyeksi gerak melingkar beraturan terhadap sumbu Y merupakan getaran harmonik sederhana. Perhatikan gambar diatas. Setelah selang waktu t partikel berada di titik Q dan sudut yang ditempuh adalah θ = t = . Proyeksi titik Q terhadap diameter lingkaran sumbu Y adalah titik Qy. Jika garis OQy kita sebut y yang merupakan simpangan gerak harmonik sederhana, maka kita peroleh persamaan sebagai berikut. Y = A sin θ = A sin t = A sin Besar sudut dalam fungsi sinus θ disebut sudut fase. Jika partikel mula-mula berada pada posisi sudut θ0, maka persamaanya dapat dituliskan sebagai berikut. Y = A sin θ = A sin t + θ0 = A sin +θ0 Sudut fase getaran harmoniknya adalah sebagai berikut. Karena Φ disebut fase, maka fase getaran harmonik adalah sebagai berikut. Apabila sebuah benda bergetar harmonik mulai dari t = t1 hingga t = t2, maka beda fase benda tersebut adalah sebagai berikut. Beda fase dalam getaran harmonik dinyatakan dengan nilai mulai dari nol sampai dengan satu. Bilangan bulat dalam beda fase dapat dihilangkan, misalnya beda fase 2¼ ditulis sebagai beda fase ¼. b. Kecepatan Getaran Harmonik Kecepatan benda yang bergerak harmonik sederhana dapat diperoleh dari turunan pertama persamaan simpangan. Mengingat nilai maksimum dari fungsi cosinus adalah satu, maka kecepatan maksimum vmaks gerak harmonik sederhana adalah sebagai berikut. vmaks = A c. Percepatan Getaran Harmonik Percepatan benda yang bergerak harmonik sederhana dapat diperoleh dari turunan pertama persamaan kecepatan atau turunan kedua persamaan simpangan. ay = A [- sin wt + θ 0] ay = - 2A sin t + θ 0 ay = - 2y Karena nilai maksimum dari simpangan adalah sama dengan amplitudonya y = A, maka percepatan maksimumnya amaks gerak harmonik sederhana adalah sebagai berikut. amaks = – 2 A Energi Getaran Harmonik Benda yang bergerak harmonik memiliki energi potensial dan energi kinetik. Jumlah kedua energi ini disebut energi mekanik. a. Energi Kinetik Gerak Harmonik Cobalah kita tinjau lebih lanjut energi kinetik dan kecepatan gerak harmoniknya. Karena Ek =½ mvy2 dan vy = A cos t, maka Energi kinetik juga dapat ditulis dalam bentuk lain seperti berikut. Ek maks = m 2 A2, dicapai jika cos2 t = 1. Artinya, t harus bernilai , , …, dan seterusnya. y = A cos t y = A cos y = A di titik setimbang Ek min = 0, dicapai bila cos2 t = 0. Artinya, t harus bernilai 0, π , …, dan seterusnya. y = A cos t y = A cos 0 y = A di titik balik Jadi, energi kinetik maksimum pada gerak harmonik dicapai ketika berada di titik setimbang. Sedangkan energi kinetik minimum dicapai ketika berada di titik balik. b. Energi Potensial Gerak Harmonik Besar gaya yang bekerja pada getaran harmonik selalu berubah yaitu berbanding lurus dengan simpangannya F = ky. Secara matematis energi potensial yang dimiliki gerak harmonik dirumuskan sebagai berikut. Ep = ky2 Ep = m 2 A sin t2 Ep = m 2 A2 sin2 t Ep maks = m 2 A2 dicapai jika sin2 t = 1. Artinya t harus bernilai , 3, … , dan seterusnya y = A sin y = A di titik balik Ep min = 0, dicapai jika sin2 t = 0. Artinya, t harus bernilai 0, π , …, dan seterusnya. y = A sin t y = A sin 0 y = 0 di titik setimbang c. Energi Mekanik Gerak Harmonik Energi mekanik sebuah benda yang bergerak harmonik adalah jumlah energi kinetik dan energi potensialnya. Berdasarkan persamaan diatas, ternyata energi mekanik suatu benda yang bergetar harmonik tidak tergantung waktu dan tempat. Jadi, energi mekanik sebuah benda yang bergetar harmonik dimanapun besarnya sama. Em = Ek maks = Ep maks Em = m 2 A2 = k A2 Kedudukan gerak harmonik sederhana pada saat Ep dan Ek bernilai maksimum dan minimum. d. Kecepatan Benda yang Bergetar Harmonik Untuk menghitung kecepatan maksimum benda atau pegas yang bergetar harmonik dapat dilakukan dengan menyamakan persamaan kinetik dan energi total mekaniknya dimana Ek = Em. Sedangkan untuk menghitung kecepatan benda di titik sembarang dilakukan dengan menggunakan persamaan kekekalan energi mekanik FisikaGelombang Mekanik Kelas 10 SMAGetaran HarmonisKarakteristik Getaran Harmonis Simpangan, Kecepatan, Percepatan, dan Gaya Pemulih, Hukum Kekekalan Energi Mekanik pada Ayunan Bandul dan Getaran PegasDalam gerak harmonik, pernyataan di bawah ini yang paling benar.... A percepatan terkecil di titik balik B kecepatan terkecil di titik seimbang C percepatan terkecil di titik seimbang D kecepatan terbesar di titik balik E kecepatan sama di setiap tempat Karakteristik Getaran Harmonis Simpangan, Kecepatan, Percepatan, dan Gaya Pemulih, Hukum Kekekalan Energi Mekanik pada Ayunan Bandul dan Getaran PegasGetaran HarmonisGelombang MekanikFisikaRekomendasi video solusi lainnya0334Sebuah partikel bergerak harmonik dengan amplitudo 13 cm ...Sebuah partikel bergerak harmonik dengan amplitudo 13 cm ...0050Persamaan antara getaran dan gelombang adalah .... 1 ke...Persamaan antara getaran dan gelombang adalah .... 1 ke...0050Panjang sebuah bandul 40 cm . Bandul disimpangkan dengan...Panjang sebuah bandul 40 cm . Bandul disimpangkan dengan...0253Sebuah benda yang diikat dengan seutas benang hanya dapat...Sebuah benda yang diikat dengan seutas benang hanya dapat...

dalam getaran harmonik percepatan getaran