KhutbahJum'at: Pemuda calon pemimpin masa depan. الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ Oct28 2017 middot permasalahan pemuda permasalahan masa depan oleh septian rizky khoir sejarah telah mencatat bahwa 28 oktober 1928. Menko PMK: Suara Pemuda adalah Suara Masa Kini dan Masa Depan. Jul 23, 2022 . JAKARTA, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan suara AMCPemuda masa kini ialah pemimpin masa depan . Kalimat itu mengingatkan kita pada pepatah yang mengatakan. ليس الفتى من يقول هذا ابى، لكن الفتى من يقول ها انا ذا. "Bukanlah seorang pemuda sejati, ia yang mengatakan inilah ayahku. Tetapi pemuda sejati adalah ia yang mengatakan inilah aku". PemudaPemimpin Negara Pada Masa Hadapan Karena, Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Maka kita dan para pemuda bertanggung jawab untuk melengkapi semua syarat menjadi atau memimpin masa depan. kemarin, kini dan esok, pemuda senantiasa berdiri di garis terdepan. Baik sebagai pembela kebenaran yang gigih ataupun sebagai pembela Pemiminsekarang dahulu adalah pemuda, dan pemuda kini adalah pemimpin masa depan. Satu hal penting yang harus diketahui, bahwasannya seorang pemimpin masa depan tidak akan lahir dari pemuda yang tidak mempunyai tujuan hidup. PemimpinMasa Depan. menjadi pemuda Indonesia bukan hanya di didik untuk menjadi entrepeneur muda. Pemuda juga membutuhkan didikan untuk menjadi pemimpin, Dibaca : 3.605 kali. Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya. Sudah terdengar di berbagai belahan dunia sejak tahun 2014 lalu, bahwa akan ada Masyarakat Ekonomi Asean. . Gabung KomunitasYuk gabung komunitas {{forum_name}} dulu supaya bisa kasih cendol, komentar dan hal seru terasa 28 Oktober tiba lagi Gan Sis, Masih ingatkah apa yang pernah terjadi di tanggal tersebut? Agan dan sista pasti tau tentang hal yang terjadi di tanggal tersebut yaitu Sumpah pemuda yang terjadi pada 28 Oktober 1928, dimana sumpah pemuda di masa itu adalah hasil keputusan bersama kongres pemuda kedua yang dilaksanakan pada tanggal 27-28 Oktober 1928 di Batavia. Keputusan bersama itu berisi cita-cita bersama untuk berdirinya negara indonesia, Hal ini terlihat dari isi sumpah pemuda itu sendiri yang berkeinginan dan bercita-cita tentang adanya "tanah air indonesia", "bangsa indonesia" serta "bahasa indonesia". Keinginan untuk bangsa indonesia untuk merdeka lepas dari penjajahan belanda di masa itu memang sangatlah tinggi, hal ini terlihat dari banyaknya organisasi-organisasi yang berdiri di masa itu yang memiliki cita-cita yang sama yaitu kemerdekaan indonesia. Entah Generasi Tua atau Muda di masa itu mereka memiliki semangat juang dan nasionalisme yang tinggi untuk menciptakan negeri yang merdeka dengan berbagai macam cara hingga akhirnya cita-cita bersama tersebut terwujudkan di tahun 1945, tepat kurang lebih 17 Tahun setelah ikrar sumpah pemuda Tahun telah berlalu sejak sumpah pemuda di masa itu dan sepuluh tahun lagi akan memasuki usianya yang seabad. Kini indonesia telah berubah dan telah lama merdeka, hasil perjuangan para pahlawan telah dinikmati hasilnya oleh semua orang di negeri ini dan merasakan indahnya kemerdekaan. Indonesia di masa kini terus menatap kedepan untuk bisa meraih kejayaan, namun juga tidak melupakan masa lalu dan sejarah yang telah mewarnai negeri ini dalam emnggapai setiap kemerdekaan. Sumpah pemuda 28 Oktober tentunya janganlah sampai terlupa, karena itu merupakan pengingat kepada kita semua bahwa perjuangan negeri ini belumlah usai dan sebagai dorongan untuk kita agar bisa lebih semangat untuk menjadi bagian pembangun negeri ini menuju lebih baik di masa depan. Semangat sumpah pemuda harus dimiliki oleh setiap insan bangsa indonesia terutama bagi kalangan generasi muda. Pemuda-pemudi di masa kini memang jelas berbeda dengan pemuda-pemudi di masa lalu, namun bukan berarti semangat nasionalismenya dibiarkan hilang begitu saja. Jika masa lalu dihadapkan dengan penjajahan langsung, maka di masa kini negeri ini dihadapkan dengan penjajahan terselubung melalui berbagai hal seperti kerusakan moral, narkoba dan lain sebagainya yang membuat jati diri bangsa indonesia sedikit demi sedikit mulai terkikis. Sebagian Generasi muda di masa kini mulai melupakan Sumpah Pemuda, hal ini terlihat dari sikap generasi muda yang terkadang terlihat memprihatinkan dari segi moral dan sikap mereka yang tak mencerminkan bangsa indonesia itu sendiri. Padahal Sumpah Pemuda penting untuk diingat dan diketahui oleh banyak orang termasuk generasi muda agar tidak lupa dengan cita-cita negeri ini di masa sumpah pemuda ini perlu dimiliki oleh generasi pemuda-pemudi di masa kini agar sikap nasionalismenya tetap terjaga, di tangan merekalah masa depan negeri ini ditentukan baik atau buruknya karena pemuda-pemudi masa kini merupakan calon pemimpin-pemimpin negeri ini di masa depan. Melindungi negeri ini terutama melindungi generasi muda sangatlah diperlukan dari berbagai paham yang menyimpang serta segala hal yang merusak para generasi muda. Setiap elemen masyarakat termasuk kita harus bisa merangkul generasi muda untuk bisa berjalan bersama membangun indonesia yang lebih baik, lupakan segala egosime dan kepentingan golongan dan junjunglah persatuan indonesia demi menciptakan kejayaan negeri ini di masa depan. Semangat sumpah pemuda harus disebar luaskan terutama pada generasi muda masa kini agar mereka bisa bangga menjadi bagian negeri ini dan memiliki mental untuk bisa membangun negeri ini lebih baik lagi di masa depan. Itulah Sumpah Pemuda versi ane, lalu bagaimana menurut agan dan sista tentang sumpah pemuda? silahkan sampaikan di kolom komentar dan sampai jumpa di tulisan berikutnya. Sumber Opini Pribadi dan Inspirasi Kehidupan Sumber 1 Sumber 2 Sumber gambar via google images 27-10-2018 0903 reserved 27-10-2018 0904 Kaskus Addict Posts 2,302 Nyari pasangan dulu... 27-10-2018 1202 QuoteOriginal Posted By pasangan dulu... Cari dong 27-10-2018 1222 Hidup Pemuda Indonesia Gan... 16-12-2018 0732 QuoteOriginal Posted By vickymalmsteenz►Hidup Pemuda Indonesia Gan... Pasti gan 17-12-2018 0634 Pemuda masa kini itu suka coli 21-01-2019 1845 QuoteOriginal Posted By Andriansyah066►Pemuda masa kini itu suka coli Ah enggak kok 04-02-2019 1515 Mulai lelah 05-02-2019 0554 Dua kadet muda Malaysia akan meneruskan pengajian mereka pada musim luruh ini di akademi ketenteraan berprestij sebagai persediaan untuk menjadi pegawai tentera Malaysia pada masa hadapan. Cik Ummi Syahmina dari Port Dickson, Negeri Sembilan, telah diterima masuk ke Akademi Tentera Udara Amerika Syarikat di Colorado dan Encik Muhammad Faidh Izzuddin dari Kuala Lumpur telah diterima masuk ke Akademi Tentera Amerika Syarikat di West Point, New York. Kedutaan di Kuala Lumpur menganjurkan majlis mengucapkan selamat jalan pada 8 Jun untuk menghargai dan meraikan kemasukan kadet Malaysia ke akademi ketenteraan Duta Besar ke Malaysia Brian D. McFeeters mengucapkan tahniah kepada kadet-kadet ini dan berkata, “Kadet-kadet ini mewakili masa depan, kemakmuran dan keselamatan kita bersama. Saya yakin Ummi dan Faidh akan terus menempa laluan ke hadapan untuk pemimpin muda yang lain.” Leftenan Kolonel Lemar Farhad, Ketua Pejabat Kerjasama Pertahanan, turut mengucapkan tahniah kepada kedua-dua kadet. Beliau menambah, “Hubungan antara akademi ketenteraan kita telah wujud sejak lebih 40 tahun lalu. Ia menjadi penghubung penting antara kedua-dua negara kita dan mengukuhkan hubungan sesama rakyat sambil mempromosikan kesalingoperasian masa depan.” Mejar Jeneral Dato’ Haji Saadon bin Hasnan, Komandan Akademi Latihan Ketenteraan ALK, turut menyertai majlis ini. Misi akademi ketenteraan adalah untuk memberikan pendidikan dan pengalaman kepada semua kadet supaya mereka lulus dengan pengetahuan dan memiliki karakter yang penting sebagai pemimpin dan motivasi untuk menjadi pegawai tentera bekerjaya. Program kepimpinan, akademik dan persediaan yang menyeluruh diperlukan untuk memenuhi piawaian tinggi kemasukan ke Akademi Tentera melalui persaingan sengit yang mana hanya segelintir dapat diterima masuk. Kadet Ummi Annur Syahmina dan Muhammad Faidh Izzuddin dipilih selepas proses pemilihan yang ketat yang menilai potensi kepimpinan, kecergasan fizikal dan pencapaian akademik mereka. Tahun ini, 89 negara telah dijemput untuk menamakan calon dengan matlamat menerima 15 calon di setiap akademi ketenteraan. Sejak tahun 1971, 39 rakyat Malaysia telah menamatkan pengajian di Akademi Ketenteraan Duta Besar McFeeters mengucapkan terima kasih kepada Angkatan Tentera Malaysia, Tentera Darat Malaysia, Tentera Laut Diraja Malaysia, Tentera Udara Diraja Malaysia, dan agensi-agensi ketenteraan Malaysia yang lain atas sokongan dan kerjasama mereka dalam mengukuhkan hubungan antara akademi ketenteraan di Amerika Syarikat dan Malaysia. Cik Ummi Annur Syahmina binti Sohaini dari Port Dickson, Negeri Sembilan, diterima masuk ke Akademi Tentera Udara Amerika Syarikat USAFA di Colorado. Kadet Ummi ialah wanita Malaysia ketiga yang diterima masuk ke akademi ketenteraan selepas Sub Leftenan Janushaa Bala Krishnan Muthiah, alumni tahun 2022 Akademi Tentera Laut Amerika Syarikat, dan Kadet Grace Sian Ern Hui, yang baru menamatkan pengajian di Akademi Tentera Udara Amerika Syarikat. Encik Muhammad Faidh Izzuddin bin Mat Sahari dari Kuala Lumpur diterima masuk ke Akademi Tentera Amerika Syarikat di West Point, New York. Dalam majlis ini, Duta Besar McFeeters turut mengucapkan tahniah kepada dua kadet yang baharu menamatkan pengajian di akademi ketenteraan Kadet Grace Sian dan Kadet Kanan Muhammad Aniq Hilman bin Haslimi masing-masing menamatkan pengajian mereka di Akademi Tentera Laut dan Akademi Tentera Udara Lebih banyak foto di Flickr Kadet Ummi Annur Syahmina Binti Sohaini Sebagai orang pertama dalam keluarganya yang berkhidmat dalam tentera, Kadet Ummi sangat bermotivasi dan bercita-cita untuk menjadi juruterbang jet pejuang Tentera Udara Diraja Malaysia. Berasal dari Port Dickson, sebuah bandar tentera kecil di selatan Kuala Lumpur, pengalaman Ummi sebagai kadet wanita dalam persekitaran yang didominasi lelaki memberi inspirasi kepadanya untuk mendefinisikan “pemimpin” sebagai seorang yang tegas, bekerja keras dan saling menghormati perbezaan individu. Pada usia 13 tahun, beliau mendaftar di Sekolah Menengah Sains Rembau dan lulus dengan cemerlang dalam Sijil Pelajaran Malaysia. Ummi menamatkan program asasi dalam Teknologi Kejuruteraan, dan beliau kini di tahun pertama dalam pengajian Penyelidikan Operasi dan Sains Data di Universiti Pertahanan Nasional Malaysia dengan CGPA keseluruhan Ummi fasih berbahasa Jerman dan lulus ujian bahasa antarabangsa Jerman pada tahun 2021. Ummi pandai menguruskan masa beliau dengan menjadi kapten Skuad Ragbi Torch dan pasukan kriket di samping pembelajaran akademik. Beliau meminati sukan dan merancang untuk terus bersukan di USAFA. Apabila ditanya pendapatnya tentang isu semasa di Asia Tenggara oleh ahli panel, beliau memberitahu bagaimana anggota tentera wanita perlahan-lahan mencipta sejarah dalam Angkatan Tentera Malaysia, bagaimana mereka memberi inspirasi kepadanya, dan bagaimana beliau ingin menyumbang kepada kemajuan Keamanan dan Keselamatan Wanita sebaik sahaja beliau ditauliahkan. Kadet Muhammad Faidh Izzuddin Bin Mat Sahari Kadet Faidh yang berasal dari Kuala Lumpur membesar dengan mendengar cerita bapanya tentang tentera dan pengalamannya menghadiri program tamu di Pangkalan Tentera Udara Keesler, Mississippi. Ketika masih kanak-kanak, kepimpinan dan perspektif Angkatan Tentera menarik perhatiannya, dan beliau memilih untuk melanjutkan pelajarannya di West Point. Faidh merupakan pemimpin pelajar, ahli sukan, dan inovator. Beliau boleh bercakap dalam Bahasa Perancis dan lulus peperiksaan DELF Perancis dengan CGPA keseluruhan Selepas tamat sekolah menengah, beliau menerima Anugerah Emas daripada Sekolah Berasrama Penuh Integrasi Rawang kerana mendapat keputusan A semua mata pelajaran dalam peperiksaan Sijil Pelajaran Malaysia. Faidh bermain bola sepak, hoki, olahraga trek dan padang, dan catur. Beliau gemar bereksperimen dengan perkara baharu untuk meluaskan pandangannya. Minatnya dalam inovasi mendorongnya memenangi beberapa anugerah dalam pertandingan inovasi, termasuk inovasi kereta 4×4 tersuai dan pembersih permukaan yang diperbuat daripada kulit pisang. Faidh menamatkan Asasi Perubatan di Universiti Pertahanan Nasional Malaysia dengan CGPA keseluruhan Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Melihat dari judul yang ada, yang menjadi pusat perhatian yaitu ada kata-kata 'Pemuda', 'Pemimpin' dan 'Masa Depan'. Sebenarnya apasih arti dari ketiga kata-kata tersebut?'Pemuda' dapat didefinisikan sebagai kaum muda yang merupakan generasi bangsa, yang akan menentukan perubahan-perubahan dimasa yang akan datang. Sedangkan 'Pemimpin' berarti seseorang yang menggunakan kemampuannya, sikapnya, nalurinya, dan ciri-ciri kepribadiannya yang mampu menciptakan suatu keadaan, sehingga orang lain yang dipimpinnya dapat saling bekerja sama untuk mencapai tujuan. Sedangkan 'Masa Depan' adalah gambaran suatu keadaan dimasa yang akan datang dapat berlangsung bertahun-tahun sesudahnya.Pemuda merupakan generasi bangsa, berarti pemuda adalah suatu pembangun bangsa dimana peran pemuda sangatlah dibutuhkan karena pemuda itu sendiri adalah sosok penerus bangsa. Pemuda harus bisa membangun dirinya, melatih dirinya agar dapat lebih siap terjun ke dalam masyarakat. Namun apa yang terjadi saat ini adalah sebaliknya, para pemuda di Indonesia menutup mata dari kegiatan politik di negaranya tersebut. Pemuda yang disibukkan dengan aktivitas perkuliahan, disibukkan dengan berbagai urusan individu, dan disibukkan oleh hal-hal duniawi. Mereka cenderung tidak peduli dengan kondisi politik di negaranya sendiri. "ya udah sih, ngapain ngurusin politik. Ngga ada untungnya juga buat kita ngebahas tentang politik di Indonesia, toh juga ujung-ujungnya bakal gitu-gitu juga", mungkin itu beberapa patah kata dari pemuda di negeri ini. Politik di Indonesia sudah sangat ternodai oleh kasus-kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme. Padahal, menurut Islam politik itu adalah mengurusi urusan umat, urusan rakyat. Jadi siapa lagi yang akan memimpin / mengurus negeri ini yang berkaitan dengan politik, jikalau para pemuda sebagai penerus bangsa itu sendiri enggan untuk mengetahui perkembangan politik di negaranya?Maka, dibutuhkanlah sosok pemimpin yang sejatinya mengurusi urusan rakyat, menjalankan amanah yang telah dipercayakan berjuta-juta orang, mendahulukan kepentingan golongan dibandingkan kepentingan pribadi, peduli dan juga bersahabat dengan semua orang, dan juga pemimpin yang menjadi seorang pemimpin yang bertugas sebagaimana mestinya, seharusnya sudah dipupuk oleh Ilmu dan IMTAQ sedari dulu. Pemuda, sebagai calon pemimpin juga harus mendalami ilmu yang telah dipelajarinya, yang tentu tidak boleh menyimpang dari Al-Quran dan Hadits. Pada akhirnya, di negeri Indonesia ini pun sangat diperlukan sosok pemimpin masa depan yang ideal, yang sejatinya berasal dari pemuda di negeri kita sendiri. Jadi sebagai pemuda di hari ini, sudah siapkah kita menjadi pemimpin masa depan? ‪‎ReformJilidIV‬‪‎CendikiawanMilitanInspiratorPeradaban‬‪‎AksiNyataMembangunBangsa‬‪‎SospolBEMFMIPA‬‪‎MenujuFMIPAMadani‬ 1 2 Lihat Lyfe Selengkapnya Syubbanu al-yaum rijal al-ghad. Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Demikian pepatah Arab menempatkan pemuda dalam posisi yang sangat penting. Masa depan sebuah bangsa akan ditentukan oleh pemudanya masa kini. Atau, apa yang ditekuni pemuda saat ini akan memberikan gambaran mendatang sebuah bangsa sekitar 20-30 lagi, ketika para pemuda tersebut mulai menempati beragam posisi penting sebagai pengambil keputusan. Pemuda menyimpan beragam mimpi dan energi yang luar biasa. Mimpi itu harus dirawat dan dijaga tetap hangat. Kita berharap, para pemuda tidak hanya menginvestasikan energi untuk mimpi personalnya, tetapi juga memberi perhatian kepada mimpi kolektif yang berdampak kepada komunitas dan bangsanya. Menulis buku merupakan salah satu ikhtiar menarasikan mimpi. Narasi merupakan visualisasi imaji. Keberanian berimaji mutlak diperlukan untuk mendesain masa depan. Narasi ini adalah bagian dari ikhtiar merawat dan memupuk mimpi upaya tumbuh berkembang. Untuk apa? Untuk menjaga komitmen personal dan menginspirasi sebanyak mungkin orang, terutama para pemuda. Tentu, semua ikhtiar harus diikuti dengan selalu mengharap pertolongan Allah. Ingat, Allah akan mengikuti kehendak hambaNya. Kata Allah, “Ana inda dhanni abdi bi“, “Aku sesuai dengan persangkaan hambaKu tentangKu”. Pengantar untuk sebuah buku tentang menggapai mimpi yang terlihat tidak mungkin, 7 Juni 2020.

pemuda masa kini pemimpin masa depan